
Padukan Tradisi dan Inovasi Hijau: Mathla’ul Anwar Global School Gelar Pesta Kreativitas Siswa
Menara, Banten – Halaman Mathla’ul Anwar Global School (MAGS) berubah menjadi lautan warna dan aroma yang menggugah selera pada pekan ini tanggal 11 Februari tahun 2026. Ratusan siswa, guru, dan wali murid tampak antusias memadati area sekolah dalam rangka kegiatan kokulikuler akbar yang mengusung tiga tema sekaligus: pelestarian budaya melalui Bazar Makanan Tradisional, kepedulian lingkungan lewat Pameran Pupuk Organik, serta kreativitas tanpa batas dalam Pameran Kerajinan Barang Bekas.
Kegiatan ini bukan sekadar jeda dari rutinitas belajar di kelas, melainkan wujud nyata pembelajaran kontekstual di mana para siswa diajak untuk menjadi wirausahawan cilik sekaligus inovator lingkungan.
Aroma Nusantara dan Semangat Wirausaha
Di sisi utara, stan-stan bazar makanan tradisional berjajar rapi. Para siswa dengan bangga menjajakan kuliner warisan leluhur. Mulai dari jajanan pasar yang manis legit hingga makanan berat khas daerah, semuanya tersaji apik. Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya belajar mengenal kekayaan kuliner bangsa, tetapi juga mempraktikkan ilmu ekonomi secara langsung—mulai dari menghitung modal, menentukan harga jual, hingga melayani “pelanggan” dengan ramah.
Inovasi untuk Bumi: Dari Sampah Jadi Berkah
Bergeser ke area pameran, suasana ilmiah dan artistik terasa kental. Di sini, siswa MAGS memamerkan hasil riset kecil mereka berupa Pupuk Organik. Mereka mendemonstrasikan bagaimana limbah rumah tangga dan sisa makanan diolah menjadi penyubur tanaman yang bernilai guna, mengurangi ketergantungan pada bahan kimia.
Tak jauh dari sana, Pameran Kerajinan Barang Bekas menarik perhatian pengunjung. Botol plastik, kardus bekas, dan sisa kain disulap menjadi barang-barang estetis dan fungsional seperti lampu hias, tas belanja, hingga pot bunga unik. Ini adalah bukti bahwa di tangan siswa-siswa kreatif MAGS, sampah bisa berubah menjadi karya seni bernilai tinggi.
Sambutan Direktur MAGS: Membangun Karakter Holistik
Acara ini dibuka dan diapresiasi langsung oleh Direktur Mathla’ul Anwar Global School, Bapak Muh. Chusnul Mubaroq, S.E, M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa kegiatan kokulikuler ini adalah jantung dari pendidikan karakter di MAGS.
“Pendidikan di Mathla’ul Anwar Global School tidak hanya berfokus pada seberapa tinggi nilai akademik yang diraih di atas kertas. Lebih dari itu, kami ingin mencetak generasi yang memiliki skill kehidupan nyata,” ujar Muh. Chusnul Mubaroq dengan penuh semangat di hadapan para hadirin.
Beliau melanjutkan, “Melalui bazar ini, anak-anak belajar entrepreneurship dan menghargai budaya. Melalui pameran pupuk dan kerajinan daur ulang, mereka belajar mencintai lingkungan dan menjadi problem solver atas isu sampah yang kita hadapi saat ini. Inilah esensi dari siswa yang berwawasan global namun tetap membumi dengan kearifan lokal. Saya sangat bangga melihat inovasi dan kepercayaan diri yang ditunjukkan oleh seluruh siswa hari ini.”
Kegiatan ini ditutup dengan sesi jual beli yang ramai dan apresiasi karya terbaik. Wajah-wajah lelah namun puas dari para siswa menjadi penanda suksesnya acara. Mathla’ul Anwar Global School sekali lagi membuktikan komitmennya sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya menajamkan pikiran, tetapi juga menghaluskan budi pekerti dan keterampilan tangan.
Tips Tambahan untuk Publikasi:
Foto: Sertakan foto Bapak Muh. Chusnul Mubaroq saat sedang memberi sambutan atau saat beliau berkeliling mengunjungi stan siswa.
Testimoni Siswa: Jika memungkinkan, tambahkan 1 kutipan pendek dari siswa tentang perasaan mereka mengikuti acara ini agar artikel terasa lebih hidup.
Hastag Media Sosial: Gunakan tagar seperti #MAGSEvent #EntrepreneurshipDay #GreenSchool #KaryaSiswaMAGS.
Apakah Anda ingin saya buatkan juga caption singkat untuk Instagram atau Facebook berdasarkan artikel di atas?